TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH ASURANSI

  • Bambang Slamet Eko Sugistiyoko UNIVERSITAS TULUNGAGUNG
Keywords: Perlindungan Hukum, Nasabah Asuransi

Abstract

Pemberian perlindungan bagi nasabahnya Asuransi merupakan perlindungan hukum yang berupa pemberian hak kepada nasabah berdasarkan pada ketentuan yang tertera dalam Lampiran Jaminan Tambahan Critical Illness. Namun pada kenyataannya, tidak semua nasabah mendapatkan apa yang menjadi haknya sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Lampiran Jaminan Tambahan Criticall Illness tersebut. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian dibentuk untuk mengatur kegiatan perasuransian, akan tetapi dalam pelaksanaannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian tersebut belum cukup efektif, sehingga dibutuhkan Undang-Undang lain yang selaras dan mampu untuk melengkapi Undang-Undang tersebut, yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Hambatan dalam memberikan perlindungan hukum terhadap nasabah asuransi berasal dari dua faktor, pertama karena adanya faktor dari nasabah dan perusahaan asuransi yang melakukan tindakan wanprestasi. Kedua, adanya faktor dari pengaturan perundang-undangan yang berperan sebagai payung hukum bagi nasabah yaitu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian hanya memandang asuransi sebagai sebuah bisnis dengan tidak memberikan kejelasan mengenai pengaturan perlindungan hukum bagi nasabah selaku anggota masyarakat pemakai jasa asuransi. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi dalam memberikan perlindungan hukum adalah dengan menggunakan Undang-Undang lain yang selaras dan mampu melengkapi kekurangan yang ada pada Undang-Undang sebelumnya, yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

References

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Pendekatan Dalam Praktek. Jakarta : Rieneka Cipta.

Fuady, Munir. (2005). Pengantar Hukum Bisnis: Menata Bisnis Modern Di Era Global. Bandung : Citra Aditya Bhakti.

Hadjan, M Pjillipus. (1993). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Surabaya : PT. Bina Ilmu.

Hermansyah Abdul Saliman & Jalis Ahmad. (2005). Hukum Dalam Bisnis. Jakarta.

Junita Eko Setiawati. (2003). Perlindungan Hukum Peserta Bagi Hasil Di Suatu Perusahaan. Bandung.

Kansil, C.S.T. (2002). Pokok-Pokok Pengetahuan Hukum Dagang Indonesia. Jakarta : Bina Aksara.

Mardalis. (2010). Metode Penelitian (Suatu Pendekatan Proposal). Jakarta : Bumi Aksara.

Miles, B.Matthew & Michael Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta : Universitas Indonesia.

Moleong, Lexy J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi). Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Muhammad, Abdulkadir & Rilda Murniati. (2000). Lembaga Keuangan Dan Pembiayaan. Bandung : Citra Aditya Bhakti.

Prakoso, Djoko & Murtika Ketut I. (1989). Hukum Asuransi Indonesia. Jakarta : Bina Aksara.

Saliman Abdul Hermansyah & Jalis Ahmad. (2005). Hukum Dalam Bisnis. Jakarta.

Sastrawidjaja, Suparman Man & Endang. (2003). Hukum Asuransi: Perlindungan Tertanggung Asuransi Deposito Usaha Perasuransian. Bandung : Alumni.

Sunggono, Bambang. (2006). Metode Penelitian Hukum. Jakarta : Rajawali.
How to Cite
Bambang Slamet Eko Sugistiyoko. (1). TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH ASURANSI. Jurnal Yustitiabelen, 6(1), 1-20. Retrieved from http://journal.unita.ac.id/yustitiabelen/index.php/yustitia/article/view/86
Section
Articles