ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERALIHAN USAHA TANI KARET (Hevea brasiliensis) KE KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) DI NAGARI SUNGAI LANSEK, KECAMATAN KAMANG BARU, KABUPATEN SIJUNJUNG

Authors

  • Muhamad Sukri Universitas Negeri Padang
  • Roni Jarlis Universitas Negeri Padang
  • Fildza Arief Syuhada Universitas Negeri Padang
  • Andi Alatas Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.36563/hzfann51

Keywords:

Peralihan usaha tani, Pengambilan keputusan petani, Nagari Sungai Langsek

Abstract

Peralihan usaha tani dari karet ke kelapa sawit merupakan fenomena yang banyak terjadi di Kabupaten Sijunjung, khususnya di Nagari Sungai Lansek, sebagai respons terhadap perubahan kondisi sosial, ekonomi,dan lingkungan. Namun demikian, keputusan petani untuk melakukan peralihan usaha tani tidak semata-mata dipengaruhi oleh faktor ekonomi, melainkan juga oleh berbagai faktor lainnya. Penelitian ini disusun guna mengungkap faktor-faktor yang berperan terhadap keputusan petani beralih dari karet ke kelapa sawit serta mengidentifikasinya secara parsial maupun simultan. Dengan pendekatan kuantitatif, data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 21 petani yang telah beralih ke kelapa sawit, lalu diolah menggunakan regresi linier berganda yang mencakup uji t, uji F serta koefisien determinasi. Dari lima variabel yang diuji, hanya akses informasi dan teknologi yang terbukti berpengaruh secara parsial (signifikansi 0,019), sementara faktor ekonomi, sosial budaya, teknis-lingkungan, serta kebijakan-kelembagaan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Ketika diuji secara bersama-sama, kelima faktor tersebut justru signifikan (F hitung 4,762; signifikansi 0,008), dengan kontribusi yang menjelaskan sekitar 48,5% keragaman keputusan petani (Adjusted R Square 0,485), sedangkan sisanya dipengaruhi unsur di luar model. Sementara 51,5% lainnya ditentukan oleh  faktor di luar model. Artinya, keputusan beralih komoditas lahir dari kombinasi berbagai faktor, sehingga  diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif dalam mendukung peralihan usaha tani. 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. 2019. Kecamatan Kamang Baru Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sijunjung

Badan Pusat Statistik. 2023. Kecamatan Kamang Baru Dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sijunjung

Badan Pusat Statistik. 2025. Kabupaten Sijunjung Dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sijunjung.

Badan Pusat Statistik. 2025. Statistik Perkebunan Kabupaten Sijunjung. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sijunjung.

Ghozali, I. 2018. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program IBM SPSS. Edisi Kesembilan. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Mosher, A. T. 1991. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. CV Yasaguna, Jakarta.

Nurdoya, W. , Septianita, & Ogari, P. A. 2024. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Karet Menjadi Lahan Kelapa Sawit di Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh. 11(1): 299-305

Rogers, Everett M. 2023. Diffusion of Innovations, 5TH edition. Free Press. New York.

Saputra, A., Nurwati, N., & Aiyanto, A. 2025. Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani Pengalihan Fungsi Usaha Tani Karet menjadi Sawit di Desa Redang Seko. Agriculture and Biological Technology (AGIOTECH. 3(1): 6-12.

Scott. James C. 1976. The Moral Economy of the Peasant: Rebellion and Subsistence in Southeast Asia. New Heaven: Yale University Press.

Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Bandung.

World Health Organization (WHO). 2015. World Report on Ageing and Health. World Health Organization, Geneva.

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERALIHAN USAHA TANI KARET (Hevea brasiliensis) KE KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) DI NAGARI SUNGAI LANSEK, KECAMATAN KAMANG BARU, KABUPATEN SIJUNJUNG. (2026). Jurnal AGRIBIS, 12(2), 53-62. https://doi.org/10.36563/hzfann51