DETERMINAN PERALIHAN LAHAN PERTANIAN PADI KE PERTANIAN HORTIKULTURA (Komoditi Cabai Rawit/Capsicum Frutescens) KABUPATEN SORONG
DOI:
https://doi.org/10.36563/qjret324Keywords:
Alih Fungsi Lahan, Pertanian Padi, Pertanian Cabai RawitAbstract
Alih fungsi lahan di Kabupaten Sorong menyebabkan penurunan produktivitas padi karena sebagian besar petani memilih mengubah sawah mereka menjadi lahan hortikultura terutama cabai rawit. Petani menilai bahwa budidaya cabai memberikan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan padi. Matdoan (2025) mencatat bahwa sekitar 64 hektare lahan sawah telah beralih fungsi menjadi pertanian hortikultura. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods, menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami alasan petani mengalihkan lahan dan pendekatan kuantitatif untuk mengukur faktor yang memengaruhi keputusan tersebut. Penelitian dilakukan di Distrik Mariat, Mayamuk, dan Salawati dengan melibatkan 30 petani yang dipilih melalui snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan literatur terkait, kemudian dianalisis menggunakan skala likert dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan terutama dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu tuntutan ekonomi (93,5%) dan pendapatan (72%). Dari faktor eksternal, peluang kerja baru menjadi pendorong utama dengan skor 84,3%, sementara kebijakan pemerintah memiliki pengaruh rendah sebesar 35,3%. Secara ekonomi, pendapatan petani cabai yang mencapai Rp49.775.833 jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan petani padi sebesar Rp20.551.742, sehingga budidaya cabai rawit dinilai lebih menguntungkan dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
Downloads
References
Abidin, A. P., Saryanto, D., Susanto, H., & Dianto, A. K. 2022. Faktor–Faktor Yang
Mempengaruhi Alih Fungsi Komoditi Padi Sawah Ke Tanaman Bawang Merah Di
Desa Beton Kabupaten Gresik. In Seminar Nasional dan Call For Paper 2023
dengan tema" Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia
Emas 2045" PSGESI LPPM UWP. Vol. 9, No. 01, pp. 110-118.
Ardhini, Z. 2023. Pengertian Skala Likert, Metode, dan Contohnya untuk Penelitian.
https://www. detik. com diakses pada Mei 2025
Badan Pusat Statistik. 2025. Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 (No.
15/02/Th. XXVIII).
Badan Pusat Statistik Papua Barat Daya. 2024. Luas Panen dan Produksi Padi di
Provinsi Papua Barat Daya 2024. No. 91000.24043
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sorong. 2024. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus
Pertanian 2023, Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Tanaman Pangan Kabupaten
Sorong. No.5106048.91070
Busono, R. 2021. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Komoditi Padi Sawah
Ke Tanaman Cabai Merah Di Desa Bandar Tongah Kecamatan Bandar Huluan
Kabupaten Simalungun. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Medan. http://repository.umsu,ac.id. Diakses pada Mei 2025
Erinsyah, M. F., Sasmito, G. W., Wibowo, D. S., & Bakti, V. K. 2024. Sistem evaluasi
pada aplikasi akademik menggunakan metode skala likert dan algoritma naïve
bayes. Komputa: Jurnal Ilmiah Komputer Dan Informatika, 13(1), 74-82.
Fauzi, A. 2019. Analisis Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Tambak Udang
Vannamei,“. Medan: Universitas Muhamdiyah Sumatera Utara.
http://repository.umsu,ac.id. Diakses pada Mei 2025
Galitan, J. H., Duko, F., & Hatim, F. 2024. Analisis Produksi Padi Di Indonesia:
Indonesia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 7281-7301.
Kambu, D., Soekamto, M. H., Ohorella, Z., & Maruapey, A. 2024. Kajian Inovasi
Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (Ptt) Padi Sawah Di Kelurahan Klaru,
Distrik Mariat-Kabupaten Sorong-Pbd. Agroscience, 14(1), 35-48.
Lahan, A. F. 2017. Analisis Komparasi Pendapatan Serta Faktor Yang Mempengaruhi
Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Cabai Merah.
http://download.garuda.kemdikbud.go.id. Diakses pada April 2025
Lenaini, I. 2021. Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling.
Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33-
39.
Matdoan, D., 2025. Alih Fungsi Lahan Pertanian, Peta Pangan Terancam, Petani Minta
Legalitas Resmi Dari Pemerintah. artikl berita. https://www.melanesiatimes.com.
Diakses pada Mei 2025
Nasution, F. H., Jailani, M. S., & Junaidi, R. 2024. Kombinasi (mixed-methods) dalam
praktis penelitian ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 251-256
Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. 2025. Teknik pengumpulan data:
observasi, wawancara dan kuesioner. Jisosepol: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan
Politik, 3(1), 39-47
Simamora, B. 2022. Skala likert, bias penggunaan dan jalan keluarnya. Jurnal
Manajemen, 12(1), 84-93.
Sulung, U., & Muspawi, M. 2024. Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder,
dan tersier. Edu Research, 5(3), 110-116.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

