Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik
DOI:
https://doi.org/10.36563/7x3qrp86Keywords:
perikanan budidaya, minapolitan, analisis bibliometrik, kebijakan perikanan, tren publikasi, topik penelitianAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian terkait kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya melalui pendekatan analisis bibliometrik. Minapolitan merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam pembangunan akuakultur berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Data bibliometrik dikumpulkan dari publikasi ilmiah yang relevan dan dianalisis berdasarkan tren publikasi, sitasi, penulis, sumber publikasi, dokumen berpengaruh, topik dominan, serta umur publikasi. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat signifikan sejak awal abad ke-21, dengan puncak pada tahun 2024. Topik Climate Change, Sustainable Development, dan Water Resource Management menjadi yang paling dominan, sedangkan Smart Cities dan Green Technology memiliki rata-rata sitasi tertinggi. Analisis penulis mengidentifikasi kontributor utama dengan tingkat produktivitas dan dampak yang bervariasi, serta pola kolaborasi lintas negara yang memperkuat kapasitas riset. Sumber publikasi bereputasi tinggi seperti Nature Sustainability dan Journal of Climate Change menunjukkan tingkat sitasi per artikel yang signifikan. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap akademik kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan berbasis bukti.
Downloads
References
Dwidjowijoto, R. N. (2006). Kebijakan publik untuk negara-negara berkembang: Model-Model Perumusan, Implementasi, dan Evaluasi. Elex Media Komputindo.
Froehlich, H. E., Gentry, R. R., & Halpern, B. S. (2017). Conservation aquaculture: Shifting the narrative and paradigm of aquaculture’s role in resource management. Biological Conservation, 215, 162–168.
Galappaththi, E. K., & Berkes, F. (2015). Drama of the commons in small-scale shrimp aquaculture in northwestern Sri Lanka. International Journal of the Commons, 9(1), 347–368.
Guthrie, A. G., Barbour, N., Cannon, S. E., Marriott, S. E., Racine, P., Young, R., Bae, A., Lester, S. E., & Michaelis, A. (2024). Assessing socio‐environmental suitability and social license of proposed offshore aquaculture development: A Florida case study. Journal of the World Aquaculture Society, 55(1), 40–61.
Hardjati, S., Wahyudi, C. E., Prathama, A., & Putri, S. (2022). Endogenous Development in The Optimization Minapolitan Program in Kalanganyar Village, Sidoarjo Regency. Nusantara Science and Technology Proceedings, 132–138.
Dwidjowijoto, R. N. (2006). Kebijakan publik untuk negara-negara berkembang: Model-Model Perumusan, Implementasi, dan Evaluasi. Elex Media Komputindo.
Froehlich, H. E., Gentry, R. R., & Halpern, B. S. (2017). Conservation aquaculture: Shifting the narrative and paradigm of aquaculture’s role in resource management. Biological Conservation, 215, 162–168.
Galappaththi, E. K., & Berkes, F. (2015). Drama of the commons in small-scale shrimp aquaculture in northwestern Sri Lanka. International Journal of the Commons, 9(1), 347–368.
Guthrie, A. G., Barbour, N., Cannon, S. E., Marriott, S. E., Racine, P., Young, R., Bae, A., Lester, S. E., & Michaelis, A. (2024). Assessing socio‐environmental suitability and social license of proposed offshore aquaculture development: A Florida case study. Journal of the World Aquaculture Society, 55(1), 40–61.
Hardjati, S., Wahyudi, C. E., Prathama, A., & Putri, S. (2022). Endogenous Development in The Optimization Minapolitan Program in Kalanganyar Village, Sidoarjo Regency. Nusantara Science and Technology Proceedings, 132–138.
Kubangun, N., Andi Agustang, A. A., & Adam, A. (2020). Subaltern and Network Strategy Towards Fishermen Community in Aru Islands District. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 473, 585–588.
Le Gouvello, R., Cohen-Shacham, E., Herr, D., Spadone, A., Simard, F., & Brugere, C. (2023). The IUCN Global Standard for Nature-based SolutionsTM as a tool for enhancing the sustainable development of marine aquaculture. Frontiers in Marine Science, 10, 1146637.
Lola, M. S., Isa, S. H., Ramlee, M. N. A., & Ikhwanuddin, M. (2017). Sustainability of integrated aquaculture development project using system dynamic approach. Journal of Sustainability Science and Management, 12(2), 194–203.
Maulu, S., Hasimuna, O. J., Haambiya, L. H., Monde, C., Musuka, C. G., Makorwa, T. H., Munganga, B. P., Phiri, K. J., & Nsekanabo, J. D. (2021). Climate change effects on aquaculture production: sustainability implications, mitigation, and adaptations. Frontiers in Sustainable Food Systems, 5, 609097.
Nugroho, M. W., & Susilowati, S. (2021). Kajian Awal Potensi Kewilayahan Sumber Daya Jalur Lintas Selatan Propinsi Jawa Timur. JURNAL TECNOSCIENZA, 6(1), 87–103.
Rustini, H. A., Sapei, A., Riani, E., Sunaryani, A., Santoso, A. B., Nomosatryo, S., Setiawan, F., & Rahmadya, A. (2024). Suitability assessment of a volcanic endorheic lake for aquaculture. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1359(1), 12121.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dyah Ayu Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0






