ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN PASAR TRADISIONAL BESUKI TULUNGAGUNG

  • Eni Minarni
Abstract views: 267 , PDF downloads: 207
Keywords: Kualitas layanan, indek kepuasan, tingkat kinerja, tingkat kepentingan,

Abstract

Abstrak

 

Kualitas pelayanan merupakan suatu strategi yang sangat penting bagi perkembangan dan keberhasilan organisasi bisnis. Konsep kualitas sering dianggap sebagai ukuran relatif kebaikan suatu produk atau jasa yang terdiri atas kualitas desain dan kualitas kesesuaian. Konsep kualitas pelayanan terdiri dari lima variabel yaitu: variabel bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, danjaminan.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas layanan pasar tradisional Besuki Tulungagung. Rancangan penelitian ini termasuk penelitian survey dengan tujuan studi deskripstif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan insidental sampling dan ukuran sampel ditetapkan berdasarkan populasi tak terbatas sebesar100 responden, sedangkan pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan indek kepuasan konsumen (CSI), analisis tingkat kinerja dan kepentingan (IPA), dan analisis kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indek kepuasan konsumen atas kualitas layanan pasar tradisional Besuki rata-rata menunjukkan cukup puas. Ditinjau dari tingkat kinerja dan kepentingan atas kualitas layanan pasar tradisional Besuki rata-rata masih dibawah harapan, sehingga konsekuensinya pihak pengelola pasar tradisional harus memprioritaskan beberapa faktor untuk ditingkatkan dan mempertahankan faktor-faktor yang dianggap telah sesuai dengan harapan serta menurunkan faktor-faktor yang dianggap berlebihan ke dalam posisi yang wajar berdasarkan persepsi pelanggan/masyarakat.

Abstract

Quality of service is a very important strategy for the development and success of business organizations. The concept of quality is often regarded as a relative measure of the good of a product or service that consists of the quality of design and quality of conformity. The concept of service quality consists of five variables, namely: direct evidence variables, reliability, responsiveness, and guarantee. The purpose of this study is to describe the quality of traditional market services BesukiTulungagung. The design of this study included survey research with the aim of descriptive study. Sampling was done by incidental sampling and sample size was determined based on unlimited population of 100 respondents, while primary data collection using questionnaire. Data analysis was performed using consumer satisfaction index (CSI), performance and interest level (IPA), and quadrant analysis. The results showed that the index of consumer satisfaction over the quality of traditional Besuki market services on average show quite satisfied. Judging from the level of performance and the importance of the quality of traditional market service Besuki average still below expectations, so the consequences of traditional market managers must prioritize several factors to be improved and maintain the factors that are considered to be in line with expectations and reduce the factors that are considered excessive Into a reasonable position based on customer / community perceptions.

References

DAFTAR PUSTAKA

Arianty,Nel. 2013. Analisis Perbedaan Pasar Modern dan Tradisional Ditinjau dari Strategi Tata Letak dan Kualitas Pelayanan untuk Meningkatkan Posisi Tawar Pasar Tradisional. http://portalgaruda.org/article.php?article=173082&val=6151.diakses 15 Mei 2015.

Badan Penelitiandan Pengembangan Kota Medan. 2013. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Pasar Tradisional Kota Medan. (Online),http://balitbang.pemkomedan.go.id/tinymcpuk/gambar/file/Survey%20Pasar%20Tradisional%20Convert.pdf.Diakses 12 Mei 2015.

Djarwanto PS., dan Subagyo P. 199.Statistk Induktif. Yogyakarta: BPFE,.

Hartiningtyas, E.P. 2005. Persepsi Masyarakat terhadap Tingkat Pelayanan Fasilitas Pasar Kutoarjo, Purworejo, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota FTUndip Semarang (Online).http://eprints.undip.ac.id/4643/1/hartiningtyas.pdf.DiaksesTanggal 24 Juni 2015.

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2002.Metodologi Penelitian Bisnis – Untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Kotler,Philip.1997. ManajemenPemasaran–Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian Jilid 1.Edisi Ke Enam. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kotler,Philip. 1997. Manajemen Pemasaran Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian Jilid 2. Edisi Ke Enam. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Malhotra Naresh, K.2005. Riset Pemasaran (Pendekatan Terapan). Terjemahan Soleh Rusyadi. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.

Santosa, Singgih dan Tjiptono, F. 2001. Riset Pemasaran. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi. 2006, Metode Penelitian Survai, Edisi Revisi, Jakarta: LP3ES.

Suparmoko M. 1989.Ekonomika Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Yogyakarta: BPFE.

Swastha, DH. Basu. 1999.Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Penerbit Liberty.

Tjiptono, Fandy. 2005. Pemasaran Jasa. Malang: Bayumedia Publishing.

Tjiptono, Fandy. 2000. Prinsip- Prinsip Total Quality Service. Yogyakarta: Penerbit Andi.

How to Cite
Minarni, E. (1). ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN PASAR TRADISIONAL BESUKI TULUNGAGUNG. Jurnal BENEFIT, 3(1), 45-58. Retrieved from https://journal.unita.ac.id/index.php/benefit/article/view/90
Section
Articles